Apakah Anda sering berharap punya waktu lebih banyak untuk menyiapkan makanan untuk sarapan sehat dan memperhatikan apa saja yang dimakan? sayangnya, tidak semua orang punya banyak waktu untuk menyisihkan waktu yang cukup untuk menyiapkan sarapan yang sehat. Padahal sarapan adalah langkah penting untuk memulai hari dengan energi dan fokus yang baik. Bagi orang-orang yang memiliki sedikit waktu untuk sarapan, smoothie sering kali menjadi pilihan karena mudah untuk disiapkan. Selain mudah dikonsumsi Anda juga bisa mendapatkan asupan nutrisi yang penting di pagi hari.
Smoothie adalah minuman yang dibuat dengan cara menghaluskan bahan-bahan dalam blender. Smoothie biasanya berbahan dasar cairan seperti jus buah, susu, yogurt atau es krim. Bahan-bahan lain dapat ditambahkan termasuk buah-buahan, sayuran, susu non-susu, es serut, bubuk whey atau suplemen nutrisi.
Table of Contents
ToggleSejarah smoothie
Toko makanan kesehatan di Pantai Barat Amerika Serikat mulai menjual smoothie dengan penemuan blender elektrik. Istilah “smoothie” sebenarnya digunakan dalam resep dan merek dagang pada pertengahan 1980-an. Pada tahun 1960-an Steve Kuhnau terinspirasi oleh pekerjanya sebagai penjual soda dan mulai bereksperimen dengan smoothie. Mereka adalah alternatif bagi Kuhnau yang tidak toleran laktosa untuk mencicipi ramuannya sendiri menggunakan campuran unik jus buah, sayuran, bubuk protein dan vitamin. Kuhnau menemukan kesuksesan awal dalam penjualan smoothienya dan mendirikan Smoothie King. Smoothie King berkembang di seluruh Amerika Serikat dan akan memelopori bisnis smoothie lainnya seperti Jambu Juice. Smoothie kemudian dimodifikasi oleh rantai makanan cepat saji dengan menambahkan bahan-bahan yang lebih manis seperti cokelat dan Splenda. Pada tahun 2000-an, konsumen mulai membuat smoothie di rumah, sebagian sebagai alternatif untuk konsumsi buah dan sayuran sehari-hari.
Nutrisi smoothie tergantung pada bahan-bahannya dan proporsinya. Banyak Smoothie yang mengandung banyak atau beberapa porsi buah dan sayuran, yang direkomendasikan dalam diet sehat dan dimaksudkan sebagai pengganti makanan. namun, jus buah yang mengandung gula dalam jumlah tinggi dapat meningkatkan asupan kalori dan meningkatkan berat badan. Satu penelitian menemukan bahwa smoothie kurang mengenyangkan, meskipun menyediakan jumlah energi yang sama dengan makanan yang tidak diblender.
Jenis-jenis smoothie
Smoothie Hijau
Smoothie hijau biasanya terdiri dari 40-50% sayuran hijau (kira-kira setengahnya), biasanya sayuran berdaun hijau mentah, seperti bayam, kangkung, lobak Swiss, sawi hijau, seledri, atau brokoli dengan bahan-bahan yang tersisa sebagian besar atau seluruhnya buah. Kebanyakan sayuran berdaun hijau memiliki rasa pahit ketika disajikan mentah, tetapi ini dapat diatasi dengan memilih sayuran tertentu yang tidak terlalu pahit (misalnya bayam muda) atau menggabungkan dengan buah-buahan atau bahan-bahan manis lainnya.
Smoothie berprotein
Smoothie protein merupakan campuran air atau susu, bubuk protein, buah-buahan, dan sayuran. ini dapat dikonsumsi kapan saja sepanjang hari dan digunakan sebagai suplemen protein bagi mereka yang ingin meningkatkan asupan protein. Bubuk protein dapat memiliki rasa kapur jika dicampur sendiri dengan susu atau air. Smoothie protein meningkatkan rasa bubuk protein dengan menambahkan buah-buahan atau pemanis lainnya.
Baca juga : Jus Buah dan Sayur untuk Detoksifikasi Tubuh
Smoothie Yoghurt
Adalah smoothie yang menggunakan yogurt sebagai sumber protein dan untuk menambahkan tekstur lembut pada minuman. Yogurt Yunani, khususnya digunakan sebagai pengental (karena konsistensinya yang disaring) dan untuk memanfaatkan manfaat kesehatan yang klaimnya. Banyak smoothie yang berbeda merupakan bagian dari masakan India, Mediterania, dan Timur Tengah. Sharbat buah (minuman populer Asia Barat dan Selatan) terkadang juga mengandung yogurt dan madu. Di India, Pakistan, dan Bangladesh, ada lassi, smoothie yogurt yang terdiri dari es serut, yogurt, gula atau garam dan dalam beberapa kasus buah-buahan seperti mangga. Smoothie nanas yang dibuat hanya dengan es serut dan gula basa ditemukan di India Selatan, Lassi atau minuman yang sangat mirip ada dengan nama yang berbeda di negara lain. Misalnya, doogh di Iran, shumlay di Afganistan dan beberapa bagian Pakistan, ayran di Turki dan dhalle di Armenia.
Berikut beberapa resep Smoothie yang segar dan menyehatkan untuk sarapan sehat yang bisa Anda coba:
1. Smoothie Buah Naga
Bahan-bahan:
- 2 buah pisang, potong, bekukan
- 150 g buah naga merah, potong-potong
- – 500 ml susu
- 4 sdm madu
- es batu
Taburan:
- Irisan pisang
- Biji labu kuning
- Irisan strawberry
Cara Membuat:
- Siapkan blender
- Masukkan pisang beku, buah naga, susu, es batu dan madu dalam mangkuk blender
- Proses hingga lembut
- Tuangkan ke mangkuk saji
- Hiasi dengan bahan taburan.
2. Smoothie Buah Alpukat
Bahan-bahan:
- ½ buah alpukat, potong-potong
- 2 buah pisang, potong, bekukan
- 50 gram kale/bayam
- 250 ml susu segar
- es batu
Taburan:
- Chia seed
- Almond irisan
- Irisan strawberry
Cara Membuat:
- Siapkan blender 2. Masukkan alpukat, pisang, kale, susu dan es batu dalam mangkuk blender 3. Proses hingga lembut 4. Tuangkan ke mangkuk saji 5. Hiasi dengan bahan taburan.
3. Smoothie Buah Pisang dan Nanas
Bahan-bahan:
- 2 buah pisang ambon, kupas, potong-potong, bekukan
- 250 gram buah nanas, potong-potong, bekukan
- 250 ml yogurt tawar
- 4 sdm madu
- 1 sdm oatmeal
Cara Membuat:
- Siapkan blender
- Masukkan pisang, nanas, yogurt, madu dan oatmeal dalam mangkuk blender
- Proses hingga lembut
- Tuangkan ke dalam gelas-gelas saji, sajikan dingin
4. Smoothie Ubi Ungu
Bahan-bahan:
- 400 gram ubi ungu, kukus
- 600 ml air
- 7 butir kurma
- 1 sdm susu
- Chia seed
Cara Membuat:
- Siapkan blender
- Masukkan semua bahan dalam mangkuk blender
- Proses hingga lembut
- Tuangkan ke mangkuk, beri topping chia seed.
5. Green Smoothie
Bahan-bahan:
- ½ kelapa + daging kelapa
- ½ alpukat besar
- 1 nanas
- 5 buah pokcoy
Cara Membuat:
- Siapkan blender
- Masukkan semua bahan dalam mangkuk blender
- haluskan pakai speed paling rendah
- Tuangkan ke mangkuk,dan siap disajikan
6. Smoothie Pisang dan Wortel
Bahan-bahan:
- 1 buah pisang beku
- 1 buah wortel beku
- Madu
- Boleh ditambah sedikit air atau susu
Taburan:
- Chia seed
- Brown flaxseed
- Sunflower seed
- Potongan pisang dan wortel
Cara Membuat:
- Siapkan blender
- Masukkan semua bahan dalam mangkuk blender
- Tuangkan ke dalam mangkuk lalu beri topping sesuai selera
- Sajikan
Resep ini umumnya dikonsumsi untuk sarapan sebagai pengganti nasi yang dianggap terlalu berat. Selain itu, smoothie sering dijadikan sebagai menu pendukung program diet karena kaya akan nutrisi namun tetap lezat untuk dinikmati.
Baca juga : 7 Manfaat dan Tantangan Menjalani Diet Vegetarian
Dilansir dari web MD, Selasa (14/06/2022), smoothie bermanfaat bagi kesehatan Anda, bahkan dapat membantu menurunkan berat badan dalam keadaan tertentu. Ya, hal itu dikarenakan adanya campuran sayur dan buah dalam smoothie.
Sebuah studi menunjukkan bahwa makan buah dan sayuran yang cukup setiap hari mengurangi risiko penyakit kronis dan membantu anda mempertahankan berat badan yang sehat.
Kesimpulan
Membuat makanan untuk sarapan bergizi melibatkan pemilihan bahan-bahan berkualitas tinggi, meminimalkan tambahan gula, dan memprioritaskan sumber makanan utuh untuk mengoptimalkan manfaat nutrisi. Jika Anda sedang menjalani program diet dan tetap ingin menyantap sarapan nikmat serta menyehatkan, beberapa resep smoothie yang sudah dibahas di atas bisa Anda praktekkan sendiri dirumah, selain itu juga smoothie bermanfaat untuk memenuhi kebutuhan serat tubuh Anda di Organium Store